Rabu, 12 Juni 2013

PENGEMBANGAN SISTEM

Pengertian Pengembangan Sistem.

Pengembangan sistem merupakan suatu proyek yang harus melalui suatu proses pengevaluasian seperti pelaksanaan proyek lainnya. (Amsa, 2008)Pengembangan sistem dapat berarti menyusun sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau untuk memperbaiki sistem yang sudah ada (kami, 2008).Pengembangan sistem adalah metode/prosedur/konsep/aturan yang digunakan untuk mengembangkan suatu sistem informasi atau pedoman bagaimana dan apa yang harus dikerjakan selama pengembangan sistem (algorithm). Metode adalah suatu cara, teknik sistematik untuk mengerjakan sesuatu (dinu, 2008).


Siklus Pengembangan Sistem1.      Pengertian Siklus Pengembangan SistemPengembangan sistem informasi yang berbasis komputer dapat merupakan tugaskompleks yang membutuhkan banyak sumber daya dan dapat memakan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk menyelesaikannya. Proses pengembangan sistem melewati beberapa tahapan dari mulai sistem itu direncanakan sampai dengan sistem tersebut diterapkan, dioperasikan dan dipelihara. Bila operasi sistem yang sudah dikembangkan masih timbul kembali permasalahan-permasalahan yang kritis serta tidak dapat diatasi dalam tahap pemeliharaan sistem, maka perlu dikembangkan kembali suatu sistem untuk mengatasinya dan proses ini kembali ke tahap yang pertama, yaitu tahap perencanaan sistem. Siklus ini disebut dengan siklus hidup suatu sistem (systems life cycle). Daur atau siklus hidup dari pengembangan sistem merupakan suatu bentuk yang digunakan untuk menggambarkan tahapan utama dan langkah-langkah di dalam tahapan tersebut dalam prosespengembangannya.Siklus pengembangan sistem (system development life cycle = SDLC) adalah proseformal yang harus dilakukan oleh suatu organisasi yang akan membangun sistem informasi berbasis komputer, yang tergantung beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut termasuk ukuran organisasi, deskripsi tugasnya, relevansi pengalamannya, dan latar belakang pendidikan dalam konsep-konsep proses informasi, peralatan, dan teknik.
2.      Keterlibatan Pengguna dalam Pengembangan Sistem Berikut ini beberapa contoh bagaimana keterlibatan pengguna di dalam pengembangansuatu sistem, yaitu:
a.       Pentingnya bagi pengguna untuk menjelaskan bagaimana sistem yang sedangberjalan pada bagian tempat pengguna bekerja.
b.      Menemukan dan mendiskusikan permasalahan yang dihadapi dan bagaimana hal itu dapat diperbaiki pada sistem yang baru.c.       Kemungkinan perlu untuk memakai tenaga analis sistem dan desainer yangdibutuhkan dalam pengembangan sistem untuk memenuhi kebutuhan bagian.
d.      Kemungkinan anda sebagai pengguna selalu dilibatkan di dalam hal persetujuanproyek dan anggaran sebagai anggota special steering committee.e.       Pada saat pengembangan sistem akan selesai, pengguna akan dimintai bantuannya untuk mengevalusi dan uji coba, untuk memastikan bahwa sistem bekerja dengan sempurna.f.       Anda sebagai pengguna turut membantu mempersiapkan sebagian dari dokumentasi yang dikumpulkan selama proses pengembangan sistem.g.      Anda seharusnya menghadiri pengarahan singkat dan sesi pelatihan untuk belajar bagaimana sistem baru akan mempengaruhi pekerjaan anda dan operasi prosedur baru nantinya.h.      Terakhir tetapi pasti, anda akan menggunakan sistem yang baru tersebut.
Ada enam tahapan dalam siklus pengembangan sistem secara konseptual, yaitu:a.       Analisis sistemMenganalisis dan mendefinisikan masalah dan kemungkinan solusinya untuk sistem informasi dan proses organisasi.
b.      Mendefinisikan kebutuhan sistem baru (perancangan sistem)
Merancang output, input, struktur file, program, prosedur, perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung sistem informasi.
c.       Mendesain sistem baru
Membangun perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung sistem damelakukantesting secara akurat. Melakukan instalasi dan testing terhadap perangkat keras dan mengoperasikan perangkat lunak.
d.      Mengembangkan sistem baru dan uji coba oleh pengguna
e.       Implementasi sistem baru
Beralih dari sistem lama ke sistem baru, melakukan pelatihan dan panduaseperlunya.f.       Evaluasi sistem baru dan pemeliharaan sistem
Mengevaluasi sejauih mana sistem telah dibangun dan seberapa bagus sistem telah dioperasikan.
Siklus tersebut berlangsung secara berulang-ulang. Siklus di atas merupakan model klasik dari pengembangan sistem informasi. Model-model baru, seperti prototyping, spiral, 4GT dan kombinasi dikembangkan dari model klasik di atas.C.    Tahapan Pengembangan sistemTahapan pengembangan sistem adalah yaitu:
Tahap 1:  Analisis sistem berjalan,Tahap 2:  Mendefinisikan kebutuhan sistem baru,Tahap 3:  Mendesain sistem baru,Tahap 4:  Mengembangkan sistem baru dan uji coba oleh pengguna,Tahap 5:  Implementasi sistem baru,Tahap 6:  Evaluasi sistem baru, dan
Tahap 7:  Pemeliharaan sistem.Secara teori inilah siklus hidup pengembangan sistem. Namun pada praktiknya hal ini tidaklah selalu mulus untuk dilaksanakan. Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan pengembangan sistem informasi. Terutama adalah pada faktor manusia yang terlibat. Dari pihak pengembang, kurangnya keahlian dan pengalaman bisa menyebabkan kesalahan dalam satu tahapan sehingga menyebabkan siklus ini harus diulangi dari tahapan yang salah. Bisa terjadi bahwa siklus ini dilakukan sampai berulang-ulang. Dari pihak pengguna, idealnya perlu bersama-sama dengan pihak pengembang untuk memahami sistem informasi mulai dari awal siklus hidup pengembangan sistem. Namun yang sering terjadi pihak pengguna menyerahkan semuanya kepada pihak pengembang sehingga pada saat implementasi (testing atau training) pihak pengguna tidak menyetujui (menolak) sebagian atau seluruh rancangan dari sistem yang telah selesai dibangun oleh pihak pengembang.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar